Senin, 21 Januari 2013

doa wanita islami

Doa wanita islami, sepertinya cocok untuk judul tulisan saya ini. Saat saya membuka sebuah jejaring sosial, perhatian saya tertuju pada beberapa bait kalimat- kalimat yang begitu indah. Bahasanya simpel dengan makna yang begitu dalam. Saya mencoba untuk menuliskannya kembali kedalam blog saya ini, semoga saja bermanfaat bagi para pembaca.

Ya Allah...
Peluklah hati ini disaatku mulai merasa gelisah dalam penantian penuh kesabaran ini,
terkadang hatiku merasa rindu pada dia insan yang kucintai dalam diamku.

Ya Rabb...
Biarlah ku simpul dalam setiap doa- doa dalam istikharahku kepadamu akan rasa ini,
agar kelak engkau satukan hatinya dan hatiku yang kan bertaut, bertahta, dan bersemi indah karena ridha- Mu.

Ya Rabb...
Tuntunlah hati hamba agar hanya mau menerima cinta seorang insan yang benar- benar pilihanmu,
bukan semata- mata pilihan nafsuku

Ya Allah...
Bila dia memang baik untuk ku, agamaku, masa depan dunia dan akhiratku, bisa membimbing dan membawaku lebih dekat pada-Mu,
maka dekatkanlah diri dengannya dan satukan kami dalam pernikahan yang sakinah, mawadah warrahmah...

Tetapi jika bukan dia yang terbaik, maka jangan biarkan kekaguman ku menjadi suka apalagi cinta.
Jadikanlah kakagumanku seperti orang lain kagum padanya,
engkaulah maha membolak- balikan hati,
maka ku titipkan rasa ini, ku serahkan semuanya padamu,
karena semua ini milikmu.
amin ya rabbal alamin...

Minggu, 13 Januari 2013

Susan Boyle

Susan Boyle saat pertama kali mengikuti audisi
Beberapa hari yang lalu, saya iseng melihat- lihat video di youtube. Judulnya Susan Boyle on Britains Got Tallen 2009. Saat pertama melihat video tersebut memang agak membuat saya eneg, karena peserta audisinya dengan penuh percaya dirinya bertingkah bodoh yang membuat semua peserta mencemooh bahkan menghina dirinya. Bukan hanya dari peserta, para juri yang terdiri dari yaitu jurnalis dan pembaca acara televisi Piers Morgan, aktris Amanda Holden, dan Simon Cowell juga terlihat menyepelekan. 
Simon Cowell menjadi juri yang bertanya sempat memandang sinis terhadap peserta tersebut, bahkan Cowell sempat mengejeknya dengan mengatakan bahwa darimana saja, mengapa baru mengikuti audisi baru saat ini? Kontan saja hal tersebut disambut dengan gelak tawa para penonton. Boyle yang mengaku belum menikah, bahkan belum pernah dicium seorang pria itu menjawab dengan penuh rasa percaya diri. ”Selama ini saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk tampil dalam acara pencarian bakat seperti ini.”Sebenarnya saya cukup kasihan melihat ia dipandang sebelah mata seperti itu, karena memang setiap orang mempunyai keunikan masing- masing. Wajar saja, saat pertama kali tampil audisi di ajang pencarian bakat tersebut penampilan boyle sangat sangat tidak enak dilihat. Dia beralis tebal seperti Leonid Breznev dan berparas biasa-biasa saja. Dandanannya pun sederhana. Pokoknya sangat jauh dari gambaran calon idola yang biasa muncul di tayangan-tayangan televisi mana pun.Umurnya pun sudah hampir setengah abad, yaitu 47 tahun. Boyle dengan penuh gaya mengatakan ingin menjadi seperti Elaine Paige, aktris sekaligus penyanyi terkenal Inggris yang kiprahnya sangat diakui pada pertunjukan teater musikal. Dia pun menggoyang-goyang pinggulnya yang besar untuk meyakinkan Cowell.
akan tetapi saat Susan Boyle mulai menyanyikan lagu "I dreamed a dream" yang diambil dari kisah drama musikal Les Miserables, semua mata pun terbelalak, termasuk ketiga juri Britain’s Got Talent malam itu. Sejumlah penonton yang berada di studio pun spontan bertepuk tangan sambil berdiri, memuji tinggi-tinggi suara Boyle yang memang sangat apik dan enak didengar.
Cowell yang biasanya terlihat tak acuh pun, malam itu, meletakkan kedua tangan untuk menopang dagunya. Beberapa kali dia menggelengkan kepala, seolah tak percaya dengan ”keajaiban” dari sambutan itu. 
Saya sendiri sebagai salah satu penoton youtube yang sangat terpukau dengan penampilan dari Susan Boyle. Umur, asal-muasal keluarga yang tidak istimewa, penampilan yang kurang menarik, bukan hambatan. Boyle dianugerahi keistimewaan yang lain, yaitu suara soprannya.Pemunculan Boyle dalam acara ajang pencarian idola versi Inggris itu juga menjadi peringatan bagi para pengelola ajang sejenis lainnya di berbagai negara untuk tidak meremehkan siapa saja. Umumnya, ajang sejenis itu membatasi umur peserta dan lebih memfavoritkan penampilan fisik calon idola.
Boyle setelah menjadi terkenal, sungguh sangat berbeda