Senin, 07 November 2011

Lidah Buaya Khas Pontianak



Malem- malem gini tiba- tiba aja saya pengen banget minum yang seger- seger. Tapi apa yah yang bisa diminum, sedangkan dikosan gak ada apa- apa selain air putih di dispenser. Kesel juga sih, jadi ngidam yang seger- seger, malah gak kesampean. Jadi inget waktu di kampung halaman ada minuman khas yang selain enak dan seger juga banyak manfaat yang terkandung di dalemnya. Apa lagi kalo diminum saat siang hari yang panas, bisa jadi penyembuh dahaga dikala haus...(jiiiaaahh lebay). Yah, Es Lidah Buaya. Salah satu minuman favorit yang hanya ada di Pontianak. Pasti para pembaca pada heran yee, kok lidah buaya bisa diminum? kan cuma buat penyubur rambut doang? Nah, kali ini bakal ngulas tentang manfaat dari lidah buaya, yang bukan hanya untuk bahan dasar penyubur rambut, tetapi banyak sekali manfaat dan bisa diolah menjadi berbagai macam bahan makanan yang tentunya menjadi kekhasan dari daerah kelahiran saya Pontianak, Kalimantan Barat.
es lidah buaya
1. Lidah buaya bisa dijadikan minuman yang super seger dan enak. Es lidah buaya juga dipercaya dapat mengobati panas dalam dan sariawan. Ternyata lidah buaya juga sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.  Makanya, gak heran kalo kita lagi panas dalam ato sariawan banyak- banyak minum es lidah buaya, dijamin ampuh deh. Bagi anda yang bermasalah dengan berat badan atau pengen langsing, lidah buaya juga bisa dijadikan salah satu alternatif minuman herbal pembantu penurun berat badan loh, tapi yah tentunya gak pake es..percuma dong kalo gitu..hehehe..

2. Lidah buaya bisa dijadikan Dodol. Pasti baru denger juga yah? Yah, dodol lidah buaya adalah salah satu makanan khas dari Pontianak. Jadi, kalo pada pengen nyobain tu dodol, silahkan dateng aja ke Pontianak khususnya di daerah PSP dimana banyak sekali menjual oleh- oleh khas Kalimantan Barat. Widiiih, dijamin ketagihan deh sama dodol lidah buaya. Karena memang rasanya khas, kenyal, pastinya juga manis dan enak banget.
dodol lidah buaya
3. Lidah buaya bisa dijadikan manisan. Bentuknya lucu, kotak- kotak gitu dan warnanya sangat menarik. Gak kalah sama permen impor lolipop. Manisan lidah buaya juga manis dan menarik karena dibungkus dengan sedemikian rupa sehingga anda pasti gak nyangka kalo tu manisa dari lidah buaya. hehehe.

4. Lidah buaya bisa dijadikan obat penyembuh luka bakar. Misalnya luka bakar terkena knalpot motor ataupun luka bakar karena terbakar matahari, gel lidah buaya bisa digunakan sebagai obat luar penyembuh luka. Baluri lidah buaya ke bagian yang terakena luka, lalu diamkan beberapa saat. Maka dipercaya akan mengurangin rasa sakit dan menyembuhkan luka.

Untuk sementara segini dulu deh reportasenya. Kapan- kapan bakal dishare lagi tentang berbagai macam hal- hal yang unik dan khas dari daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Bangga dengan kebudayaan dan kekhasan daerah kita masing- masing, karena kalo bukan kita yang melestarikannya, siapa lagi? bener gak? see yaa :D

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dari Sisi Anggota


  • Efek-Efek Ekonomis Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukankoperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
1. Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi.
  • Efek Harga dan Efek Biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.
Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.
  • Analisis Hubungan Efek Ekonomis dan Keberhasilan koperasi
Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota. Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partispasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tsb.
  • Penyajian dan Analisis Neraca Pelayanan
Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangantantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu di sesuaikan. Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.
1. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
2. Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi.
Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang dating terutama dari anggota koperasi

Permodalan Koperasi

Konsep Modal:

Modal merupakan sejumlah dana yang akan digunakan untuk melaksanakan usaha – usaha koperasi.
  1.  Modal jangka panjang
  2. Modal jangka pendek
Koperasi harus mempunyai rencana pembelanjaan yang konsisten.

SUMBER – SUMBER MODAL KOPERASI

A. Sumber – sumber Modal Koperasi (UU NO.12/1967)
• Simpanan Pokok
• Simpanan Wajib
• Simpanan Sukarela
• Modal Sendiri

B. Sumber – Sumber Modal Koperasi (UU NO.25/1992)
• Modal Sendiri (equity capital)
• Modal Pinjaman (dept capital)



SUMBER – SUMBER MODAL KOPERASI (UU No. 25/1992)

1. Modal Sendiri (equity capital) , bersumber dari simpanan pokok anggota, simpanan wajib, dana cadangan, dan donasi/ hibah.
2. Modal Pinjaman (dept capital), bersumber dari anggota, koperasi lainnya, bank atau lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya, serta sumber lain yang sah.


DISTRIBUSI CADANGAN KOPERASI

• Cadangan menurut UU No.25/1992 adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha yang dimasukan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.
• Sesuai anggaran dasar yang menunjuk pada UU No. 12/1967 menentukan bahwa 25% dari SHU yang diperoleh dari usaha anggota di sisihkan untuk cadangan , sedangkan SHU yang berasal bukan dari usaha anggota sebesar 60% disisihkan untuk cadangan.


MANFAAT DISTRIBUSI CADANGAN

• Memenuhi kewajiban tertentu
• Meningkatkan jumlah operating capital koperasi
• Sebagai jaminan untuk kemungkinan – kemungkinan rugi di kemudian hari
• Perluasan usaha

Jenis dan Bentuk Koperasi

Jenis Koperasi ( PP 60 Tahun 1959)

a .Koperasi Desa
b. Koperasi Pertanian
c. Koperasi Peternakan
d. Koperasi Perikanan
e. Koperasi Kerajinan / Industri
f.  Koperasi Simpan Pinjam
g. Koperasi Konsumsi

Jenis koperasi menurut Teori Klasik terdapat 3 jenis Koperasi :
  1. Koperasi Pemakaian
  2. Koperasi pengahasil atau Koperasi produksi
  3. Koperasi Simpan Pinjam
Ketentuan Penjenisan Koperasi Sesuai Undang-Undang No. 12/67 tentang Pokok-pokok Perkoperasian (Pasal 17)

1.Penjenisan koperasi didasarkan pada kebutuhan dari dan untuk efisiensi suatu golongan dalam masyarakat yang homogen karena kesamaan aktivitas / kepentingan ekonominya guna mencapai tujuan bersama anggota-anggotanya.

2.Untuk maksud efisiensi dan ketertiban, guna kepentingan dan perkembangan Koperasi Indonesia, di tiap daerah kerja hanya terdapat satu Koperasi yang sejenis dan setingkat.


BENTUK KOPERASI (PP No. 60 / 1959)


a. Koperasi Primer
b. Koperasi Pusat
c. Koperasi Gabungan
d. Koperasi Induk

BENTUK KOPERASI YANG DISESUAIKAN DENGAN WILAYAH ADMINISTRASI PEMERINTAHAN (Sesuai PP 60 Tahun 1959)
  • Di tiap desa ditumbuhkan Koperasi Desa
  • Di tiap daerah tingkat II ditumbuhkan pusat koperasi
  • Di tiap daerah tingkat I ditumbuhkan gabungan koperasi
  • Di ibu kota ditumbuhkan induk koperasi

KOPERASI PRIMER DAN KOPERASI SEKUNDER


A. Koperasi Primer      : Merupakan koperasi yang anggota-anggotanya terdiri dari orang-orang.
B. Koperasi Sekunder  : Merupakan koperasi yang anggota-anggotanya adlah organisasi koperasi.

Pola Manajemen Koperasi

  1.   Perencanaan
Perencanaan merupakan sebuah proses dasar manajemen. Dalam perencanaan, manajer memutuskan hal-hal yang harus dilakukan. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang bersifat fleksibel karena perencanaan akan berbeda dalam situasi dan kondisi yang berubah-ubah pada waktu yang akan datang.

  2.  Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah suatu proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan, dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan diantara anggota organisasi. Hal ini dilakukan agar tujuan organisasi bisa dicapai secara efisien.

3.   Struktur Organisasi
Pemilihan struktur organisasi koperasi harus disesuaikan dengan bentuk usaha, volume usaha, maupun luas pasar dari produk yang dihasilkan. Pada prinsipnya, semua bentuk organisasi memiliki kekuatan dan kelemhahan.

  4.  Pengarahan
Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang terpenting karena masing-masing orang yang bekerja dalam suatu organisasi memiliki kepentingan yang berbeda-beda.

5.  Pengawasan
Pengawasan merupakan usaha sistematik untuk membuat segala kegiatan perusahaan sesuai dengan rencana. Proses pengawasan bisa dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu menetapkan standar, membandingkan kegiatan yang dilaksanakan dengan standar yang telah ditetapkan, mengukur penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, lalu mengambil tindakan evaluasi jika diperlukan. 
 

Wisata Kuliner Khas Pontianak

Jika anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi Kota Pontianak, tidak lengkap bila anda tidak mencoba berbagai macam makanan khas dari bumi khatulistiwa ini. Berikut ini saya akan memberikan daftar makanan khas Pontianak yang dijamin, hanya ada di kota ini.
  1. Sambal Goreng Tempoyak
  2. Pekasam
  3. Sotong Pangkong
  4. Bubur Pedas
  5. Pacri Nanas
  6. Pindang
  7. Lemang (ketan yang dibakar)
  8. Ikan asam pedas (sup ikan pedas dengan bumbu asam)
  9. Kwetiau (sejenis mie, ada yang goreng dan kuah)
  10. Chai Kue (semacam pastel yang tidak digoreng, berisi bengkuang, kuchai, talas atau kacang. ada yang kukus dan goreng)
  11. Kwe Cap (sup dengan kulit babi, semacam kwe tiau, tahu, kacang dan kadang-kadang ditambah daging)
  12. Kwe Kia Theng (sup dengan isi jeroan babi)
  13. Yam Mi (sejenis mie namun sangat kecil dengan lauk khas di atasnya)
  14. Gwek Pia (dikenal dengan nama kue bulan. kue ini diisi dengan kacang hijau)
  15. Ka Lo Ci (kue yang dibuat dari tepung kanji dan luarnya diselimuti biji wijen dan gula)
  16. Sio Bi (seperti siomay, namun memiliki cita rasa tersendiri dengan sausnya yang juga berbeda rasanya)
  17. Tau Swan (sup kacang hijau ditambah potongan-potongan kue yang digoreng dan mirip kerupuk "ca kue")
  18. Peng Kang (sejenis lemper, diisi hebi)
  19. Bak Pao (kue yang diisi dengan kacang hijau, ayam atau sapi)
  20. Bak Cang (ketan yang dikukus dan diisi daging ayam, sawi asin, kacang tanah dan hebi. Terkadang ditambahkan lauk lainnya)
  21. Ki Cang (ketan yang dikukus, digolongkan kue dan cara menikmatinya dengan menaburkan gula)
  22. Ie atau Jan (sup manis yang dibuat dari tepung kanji dengan bola-bola kecil berwarna merah dan putih)
  23. He Keng (daging goreng yang dibuat dari udang)
  24. Kuan Chiang (sejenis sosis, berwarna merah)
  25. Hu Ju (tahu yang dengan kuah berwarna merah yang asin)
  26. Koi peng atau Nasi Campur (nasi campur dengan kuah khas dan campuran lauk khas tionghua di atasnya)
  27. Pwe Ki Mue atau bubur pesawat (bubur yang ditambahkan telur, daging babi dan lemak dengan cita rasa khas)
  28. Cap Chai (nasi dengan banyak jenis sayur)
  29. Tun Koi (sup sari pati ayam dengan kunyit dan ginseng)
  30. Keng Ci Kue Tiau
  31. Keladi
  32. Air Tahu yang lebih dikenal dengan Susu Soya
  33. Minuman lidah buaya
Nah, tertarik ingin mencoba? Silahkan anda datang mengunjungi Bumi Khatulistiwa untuk merasakan sensasi kelezatan kuliner khas Kalimantan Barat ini. Ada istilah yang terkenal di Pontianak sebagaimana yang ada di lirik lagu Sungai Kapuas "Sungai Kapuas punye cerite, bile kite minom aeknye. Biarpun pegi jaoh kemane, sunggoh susah nak ngelupakanye"... yang berarti bila kita mengunjungi kota Pontianak dan meminum air Sungai Kapuas, maka suatu saat nanti kita pasti akan kembali mengunjungi kota ini lagi.